News

Uji Coba Sky Taksi, Rusmadi Ungkapkan Gambaran Masa Depan Cerah

Bagikan

Samarinda,Solidaritas-  Bandara APT Pranoto Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), menjadi saksi uji coba pertama taksi terbang atau sky taxi yang dikenal dengan nama Optionally Piloted Personal/Passenger Air Vehicle (OPPAV).
Kendaraan revolusioner ini merupakan hasil pengembangan kolaboratif antara Korea Aerospace Research Institute (KARI) dan Hyundai Motors Company (HMC).

Hyundai Motor Group telah mengambil langkah signifikan dalam merevolusi industri transportasi di Indonesia. Melalui uji coba konsep (proof of concept) untuk Mobilitas Terintegrasi Darat-Udara di Bandara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto, Samarinda, perusahaan otomotif asal Korea Selatan ini memperkenalkan teknologi Advanced Air Mobility (AAM) yang inovatif atau yang disebut Taksi Terbang.

Rusmadi Wonggso Wakil Walikota Samarinda, Foto Pia

Advanced Air Mobility, adalah konsep transportasi udara masa depan yang menggabungkan teknologi penerbangan terbaru untuk menyediakan layanan transportasi yang lebih cepat, efisien, dan ramah lingkungan dibandingkan dengan transportasi darat konvensional. Dengan kata lain, AAM menawarkan solusi mobilitas yang lebih fleksibel, terutama di daerah dengan infrastruktur transportasi yang terbatas.

Rusmadi Wongso Wakil Walikota Samarinda yang ditemui usai uji coba di bandara APT Pranoto Samarinda Senin (29/4/2024) mengatakan meski uji coba ini masih dalam tahap Proof of Concept (PoC), dan masih memerlukan waktu untuk evaluasi lebih lanjut, namun yang terpenting adalah inovasi tersebut untuk masa depan.
“Ini berbicara tentang mobilitas. Artinya, ini menjawab kebutuhan kota modern,” kata Rusmadi.

“Saat ini kita masih melihat sky taxi ini hanya lewat animasi, tetapi kita bayangkan dalam 5 atau 10 tahun ke depan, dari bandara kita tidak perlu lagi menggunakan kendaraan darat. Ini luar biasa, ini adalah gambaran masa depan yang cerah,” jelasnya Rusmadi.

Selain Wakil Walikota Samarinda uji coba ini juga dihadiri Deputi Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN, Mohammed Ali Brawi, Direktur Komersial Produksi dan Pengembangan PT Dirgantara Indonesia, Muhamad Dali Faisal, serta Kapolresta Kota Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli.

Sementara itu, uji coba transportasi udara perkotaan ini menghadirkan Sky Taxi, sebuah inovasi dari Korea Aerospace Research Institute (KARI) dan Hyundai Motors Company (HMC).

Kendaraan ini dikenal sebagai Optionally Piloted Personal/Passenger Air Vehicle (OPPAV), telah sukses menjalani uji coba pertamanya di Indonesia dengan menggunakan pesawat S-A2, generasi terbaru dari pesawat AAM yang dikembangkan oleh Hyundai.

Pesawat konseptual ini menawarkan desain futuristik dan dilengkapi dengan teknologi canggih seperti Distributed Electric Propulsion yang memastikan penerbangan yang lebih aman dan efisien.
Kolaborasi untuk Masa Depan yang Lebih Baik
Hyundai Motor Group tidak hanya fokus pada pengembangan teknologi, tetapi juga pada kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan ekosistem AAM yang berkelanjutan.

Kerja sama dengan pemerintah Indonesia, termasuk Kementerian Perhubungan dan Otoritas Ibu Kota Nusantara (IKN), menjadi bukti komitmen perusahaan untuk berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur transportasi masa depan di Indonesia.

Dikutib dari beberapa sumber pesawat AAM sangat berpotensi dikembangkan di Indonesia yang memiliki daerah kepulauaan, sehingga AAM dapat menjadi solusi yang efektif untuk menghubungkan daerah-daerah terpencil, meningkatkan konektivitas, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi. Pia


Bagikan

Related Posts