Samarinda, Dinas Perdagangan Kota Samarinda meminta masyarakat kota Samarinda tidak panik menjelang bulan suci ramadhan,khususnya tentang kenaikan harga beras dan kebutuhan pokok di Kota Samarinda.
Dinas Perdagangan Kota Samarinda akan selalu melakukan monitoring dan interfensi jika ditemukan adanya penyimpangan terkait kenaikan harga kebutuhan pokok guna menekan terjadinya inflasi di kota Samarinda.
Seperti halnya kenaikan harga Beras yang membuat sebagian warga kota Samarinda cukup prihatin.
Kepala Dinas Perdagangan kota Samarinda Marnabas di Balai kota Samarinda Jumat (2/3/2024) mengatakan untuk mencegah terus naiknya harga beras dipasaran Pemkot Samarinda berkerjasama dengan Bulog telah mendistribusikan 259 ton cadangan beras pemerintah (CBP) guna menjangkau masyarakat yang belum tercatat (kebagian) beras murah hingga akhir Februari lalu.
“Kita sudah melakukan operasi pasar Di beberapa daerah seperti di Pasar Harapan Baru, Pasar Segiri, Pasar Merdeka dan Lempake, harapanya kita akan lakukan di seluruh kecamatan di Kota Samarinda,” kata Marnabas.
Rencananya pada Selasa (5/3) mendatang Dinas Perdagangan bersama Bulog akan kembali menggelar pasar beras murah di Kecamatan Sambutan.
“ Khusus ramadan nanti Disdag juga akan menggelar pasar beras murah untuk masyarakat, sehingga diharapkan masyarakat terhindar dari spekulasi spekulasi para oknum yang ingin memanfaatkan situasi,” jelasnya.
Sementara itu Dinas Perdagangan Kota Samarinda pada Jumat (1/4/2024) menyasar balaikota Samarinda untuk melakukan operasi pasar beras murah di lapangan parkir Balai Kota Samarinda.
Dan terlihat Antusiasme pegawai dilingkungan Pemkot Samarinda dan masyarakat mengantri beras premium murah yang di jual Dinas Perdagangan (Disdag).
Marnabas mengatakan sedikitnya ada 5 ton beras yang disiapkan dalam kegiatan pasar beras murah yang digelar hari ini.
“Masyarakat jangan panik, stok beras kita untuk Kota Samarinda masih berlimpah, ada 2 ribu ton di Bulog dan 8 ribu ton di distributor,” Tegasnya. Pia







