Kutai Kartanegara, Solidaritas – Kabar gembira bagi para pejuang loker di Kutai Kartanegara (Kukar). Bupati Aulia Rahman Basri melakukan terobosan besar dengan merevitalisasi platform Kukar Siap Kerja. Tak lagi sekadar pajangan digital, aplikasi ini kini bertransformasi menjadi pusat informasi proaktif yang mampu menjodohkan pelamar dengan perusahaan secara otomatis.
Dalam arahannya kepada Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disnaker) pada Minggu (22/2/2026), Bupati Aulia menegaskan bahwa akses pekerjaan bagi warga lokal harus semakin praktis dan transparan.
Selama ini, pencari kerja sering kali bergantung pada agenda Job Fair tahunan untuk mendapatkan informasi lowongan secara masif. Namun, melalui inovasi aplikasi ini, Bupati ingin memutus mata rantai penantian tersebut.
“Saya ingin aplikasi Kukar Siap Kerja ini memudahkan masyarakat. Jadi, mereka kalau hendak mencari kerja tidak harus menunggu agenda tahunan pemerintah yakni Job Fair,” ujar Aulia.
Aplikasi ini dirancang dengan sistem yang memangkas birokrasi panjang antara perusahaan dan pencari kerja melalui tiga pilar utama yaitu Mandatori Lowongan artinya lanjut Bupati, bahwa Seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah Kukar kini diwajibkan mengunggah info lowongan ke aplikasi setiap kali membuka rekrutmen. Tidak ada lagi loker “diam-diam”.
Bupati juga menegaskan pentingnya Database Sertifikasi Lengkap artinyta ada sistem yang secara otomatis menyimpan data pelamar yang sudah terverifikasi, mulai dari data pribadi hingga sertifikasi khusus seperti SIM operasional atau sertifikat K3.
“Yang terpenting adalah Smart Notification (Matchmaking) yang merupakan fitur paling mutakhir, artinya jika ada lowongan yang sesuai dengan kualifikasi pelamar, sistem akan otomatis mengirimkan email pemberitahuan langsung ke gawai pencari kerja,” jelas Aulia.
Contoh saja lanjut Aulia, ada perusahaan butuh 10 driver dengan kualifikasi tertentu. Begitu data di-upload, aplikasi langsung meneruskan info itu ke email orang-orang yang kualifikasinya nyambung. “Jadi kita buat semuanya serba otomatis,” tegasnya.
Melalui integrasi data yang serba otomatis ini, Pemkab Kukar optimistis angka pengangguran dapat ditekan secara signifikan. Masyarakat kini memiliki kontrol penuh terhadap karir mereka hanya melalui layar ponsel, memastikan informasi pekerjaan berada tepat di genggaman warga lokal.
Dengan transformasi ini, Pemkab Kukar membuktikan komitmennya dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang modern, adil, dan berpihak pada putra daerah. Red








