Kriminal

Rahasia Gelap di Balik Gang Sempit, Dapur Ekstasi Oplosan Ditemukan di Pemukiman Padat Samarinda

Bagikan

Samarinda, Solidaritas –  Siapa sangka, di balik padatnya pemukiman Jalan Lambung Mangkurat II, Kelurahan Pelita, tersembunyi sebuah “dapur maut” yang memproduksi barang haram secara masif. Penemuan laboratorium gelap ini seketika memecah kesunyian Jumat dini hari (16/1/2026) dan membuat geger warga setempat.

Tim Unit Opsnal Polsek Samarinda Seberang berhasil membongkar clandestine lab atau laboratorium gelap pembuatan pil ekstasi oplosan yang beroperasi tepat di jantung pemukiman warga.  Keberadaan pabrik rumahan ini mengejutkan banyak pihak, mengingat lokasinya berada di area padat penduduk yang biasanya terpantau jelas oleh aktivitas sosial masyarakat.
Kapolsek Samarinda Seberang, AKP A. Baihaki, mengungkapkan bahwa terbongkarnya laboratorium ini merupakan hasil kerja keras tim dalam melakukan pengembangan dari kasus sebelumnya. Ia menekankan bahwa narkoba oplosan ini memiliki risiko yang berkali-kali lipat lebih berbahaya bagi nyawa karena proses peracikannya yang dilakukan secara sembarangan.
“Siapa sangka di kawasan seperti ini ada aktivitas produksi narkotika. Ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih peduli dengan situasi di lingkungan sekitar,” kata  AKP Baihaki.
Dalam penggerebekan tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial RY (33). Dalam menjalankan aksinya, pelaku menyulap peralatan dapur sederhana dan alat pertukangan menjadi mesin pencetak narkotika yang fungsional.
bahan baku yang digunakan untuk membuat ekstasi berbahaya, Foto : Ist
Tak main-main, produk yang dihasilkan adalah ekstasi oplosan bermotif tokoh pahlawan “Iron Man” dan tengkorak pink.
Bukan sekadar narkoba biasa, laboratorium ini meracik campuran maut antara sabu-sabu (metamfetamin) dengan obat-obatan analgesik. Penggunaan bahan kimia cair seperti acetone dan alkohol 96 persen di tengah lingkungan yang sesak tentu tidak hanya mengancam para pengguna, tetapi juga menyimpan risiko keamanan fisik bagi warga sekitar, seperti bahaya kebakaran atau ledakan kimia.
Kini, keriuhan di Jalan Lambung Mangkurat II telah berganti dengan bentangan garis polisi. RY beserta seluruh barang bukti berupa mesin cetak, bahan kimia, dan puluhan butir pil siap edar telah diamankan ke Mapolsek Samarinda Seberang guna proses hukum lebih lanjut. Red

Bagikan

Related Posts