Samarinda, Solidaritas – Kewaspadaan terhadap transaksi digital harus ditingkatkan bagi para pelaku usaha. Baru-baru ini, sebuah dealer sepeda motor di kawasan Jalan Kemakmuran, Samarinda, menjadi korban kecanggihan manipulasi data digital yang dilakukan oleh sindikat penipuan. Akibatnya, satu unit Honda Scoopy raib dengan total kerugian mencapai Rp25,3 juta.
Kapolsek Sungai Pinang, AKP Aksarudin Adam, mengungkapkan bahwa aksi penipuan ini telah direncanakan dengan rapi sejak 20 Desember 2025 lalu. Pelaku utama, seorang pria berinisial MA, melancarkan aksinya dengan memesan motor secara daring menggunakan identitas palsu.
“Pelaku MA menghubungi pihak dealer untuk memesan unit dan mengaku membayar secara tunai. Untuk meyakinkan korbannya, ia mengirimkan bukti transfer elektronik yang ternyata sudah dimanipulasi atau diedit,” jelas Aksarudin dalam keterangannya, Jumat (16/1).
Tertipu oleh tampilan bukti transfer yang terlihat autentik, pihak dealer tanpa curiga melepaskan unit kendaraan tersebut. Namun, MA tidak datang sendiri. Ia mengutus rekannya, EF, untuk mengambil motor ke lokasi dengan dalih sebagai kerabat pemesan.
Tak berhenti di situ, sindikat ini melibatkan tersangka lain berinisial SO untuk menghilangkan jejak barang bukti. SO berperan sebagai perantara yang bertugas meyakinkan calon pembeli bahwa motor tersebut memiliki administrasi yang bersih dan sudah lunas.
Setelah pihak dealer menyadari bahwa saldo yang dijanjikan tak kunjung masuk ke rekening, mereka segera melapor ke Polsek Sungai Pinang. Penyelidikan intensif akhirnya membuahkan hasil dengan tertangkapnya ketiga tersangka.
“Ketiga tersangka saat ini sudah kami amankan dan dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan,” tegas Aksarudin.
Polisi kini masih terus mendalami kasus ini untuk menyelidiki kemungkinan adanya korban lain atau keterlibatan pihak tambahan dalam jaringan manipulasi bukti transfer ini. Pihak kepolisian juga mengimbau pemilik usaha untuk selalu melakukan pengecekan saldo secara real-time di mutasi rekening sebelum menyerahkan barang berharga kepada pembeli. Red








