Kab. Kutai Timur

Mandeknya Jembatan Telen Hambat Konektivitas Wilayah Telen

Bagikan

Kutai Timur, Solidaritas – Mandeknya pembangunan Jembatan Telen sejak beberapa bulan terakhir kembali memunculkan kekhawatiran warga.

Akses antarwilayah di Kecamatan Telen kini kembali terganggu akibat konstruksi yang belum menunjukkan perkembangan signifikan.

Sejauh ini, pembangunan baru sampai pada satu tiang utama yang belum diselesaikan.

Pekerjaan pengecoran tidak dapat dilanjutkan karena banjir yang berulang kali melanda wilayah sungai. Kondisi ini membuat proyek jauh dari target yang telah ditetapkan.

Camat Telen, Petrus Ivung, menjelaskan bahwa kondisi lapangan benar-benar menjadi tantangan besar.

“Banjir berturut-turut membuat proses pengecoran tidak bisa dilakukan. Pekerja tidak bisa melanjutkan karena arus air terlalu deras,” katanya, Sabtu (15/11/2025).

Ia menambahkan bahwa pemerintah kecamatan terus berupaya mendorong percepatan pembangunan melalui koordinasi dengan dinas terkait.

Namun, kondisi alam tetap menjadi penentu utama dalam pelaksanaan pekerjaan.

Akibat mandeknya proyek tersebut, konektivitas antarwilayah menjadi sangat terhambat.

Transportasi air pun menjadi satu-satunya pilihan bagi sebagian besar masyarakat.

Petrus berharap agar pemerintah daerah memberikan prioritas terhadap pembangunan ini.

“Kami ingin jembatan ini segera selesai karena konektivitas wilayah sangat tergantung pada infrastrukur ini,” ujarnya.

Pihak kecamatan juga menekankan pentingnya jembatan bagi aktivitas ekonomi dan pelayanan masyarakat.

Akses yang tidak memadai membuat sejumlah kegiatan warga berjalan lambat dan terganggu.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat berharap tahun ini menjadi momentum penyelesaian proyek jembatan yang telah lama ditunggu.

Penyediaan infrastruktur yang layak dinilai sebagai kunci kemajuan wilayah Telen.(ADV)


Bagikan

Related Posts