Kutai kartanegara,Solidaritas – Wilayah perairan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang luas menawarkan potensi besar untuk pengembangan infrastruktur maritim yang mendukung keamanan dan kesejahteraan masyarakat. Dari itu diperlukan kapal patroli untuk meningkatkan keamanan perairan dan kapal rumah sakit yang diharapkan mampu memberikan pelayanan kesehatan didaerah daerah terpencil.
Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menerima kunjungan dari manajemen Dongil Shipyard Co., Ltd, perusahaan asal Korea Selatan yang bergerak di bidang perkapalan. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkenalkan produk unggulan mereka, termasuk kapal rumah sakit dan kapal patroli, serta membuka peluang kerja sama dengan Pemkab Kukar.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Aulia Rahman Basri menyatakan bahwa Kukar memiliki wilayah perairan yang luas, yaitu 4.097 km, sehingga keberadaan kapal patroli dan kapal rumah sakit sangat relevan untuk mendukung keamanan dan pelayanan kesehatan di daerah terpencil.
Lebih lanjut Aulia mengatakan bahwa keberadaan Kapal patroli diharapkan dapat memantau dan mengawasi aktivitas di perairan Kukar, sehingga dapat meningkatkan keamanan dan mencegah tindak pidana seperti pencurian ikan, penyelundupan, dan lain-lain.
Selain itu juga dapat membantu mengawasi wilayah perbatasan laut dengan negara tetangga, sehingga dapat mencegah pelanggaran batas wilayah dan kegiatan ilegal lainnya.
Sementara itu untuk kapal Rumah Sakit dipastikan dapat menjangkau daerah terpencil dan pulau-pulau kecil di wilayah Kukar yang sulit dijangkau oleh fasilitas kesehatan darat, sehingga dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.
“Keberadaan kapal rumah sakit juga dapat melakukan pengobatan dan pencegahan penyakit di masyarakat, sehingga dapat meningkatkan kesehatan masyarakat dan mencegah penyebaran penyakit,” Kata Mantan Kepala Rumah Sakit Kota Bangun ini di Rumah Jabatan Bupati pada Selasa (29/7/2025).
Dengan demikian, kapal patroli dan kapal rumah sakit dapat menjadi sarana yang efektif untuk meningkatkan keamanan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kukar.
Aulia menyebutkan bahwa dengan wilayah perairan Kukar yang sangat luas, mencapai 4.097 km, keberadaan kapal patroli dan kapal rumah sakit memiliki relevansi yang tinggi. Kapal patroli dapat mendukung keamanan wilayah perairan, sementara kapal rumah sakit berpotensi besar untuk menjangkau masyarakat di daerah-daerah terpencil yang sulit diakses melalui jalur darat. Hal ini sejalan dengan komitmen Pemkab Kukar untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Bupati Aulia Rahman Basri berharap audiensi ini menjadi sarana pertukaran informasi yang produktif untuk memahami lebih dalam keunggulan teknologi kapal yang ditawarkan.
“Saya berharap presentasi nanti dapat memberikan gambaran yang jelas, sehingga kami dapat berdiskusi lebih lanjut, terutama berkaitan dengan kebutuhan spesifik dan kondisi geografis di Kukar,” harapnya.
Dalam waktu dekat, Pemkab Kukar dan Dongil Shipyard Co., Ltd. akan menjalin kerja sama teknis yang lebih konkret.
Turut hadir dari jajaran Pemkab Kukar adalah Kepala Dinas Perhubungan Akhmad Junaidi, Kepala Dinas PTSP Alfian Noor, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Muslik, Kepala Bagian Kerja Sama Ismi Nurul Huda, dan Kepala Bagian Prokom Ismed. ADV/Diskominfo Kukar /Sup
Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri, didampingi Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ahyani Fadianur Diani, menerima audiensi dari manajemen Dongil Shipyard Co., Ltd. Pertemuan berlangsung di Rumah Jabatan Bupati pada Selasa (29/7/2025).
Manajemen Dongil Shipyard Co., Ltd. yang berpusat di Busan, Korea Selatan, dipimpin oleh Presiden perusahaan, Mr. Sang Heon Kim, didampingi Direktur Utama Mr. Won Yong Jeong, dan Direktur Mr. U Jang Kim. Mereka bertujuan untuk mempromosikan produk unggulan berupa kapal rumah sakit dan kapal patroli, serta menjajaki potensi kerja sama dengan Pemkab Kukar.
Bupati Aulia Rahman Basri menyambut baik audiensi ini dan menyatakan pemahaman terhadap tujuan perusahaan. “Kami memahami maksud kunjungan ini sebagai upaya mengenalkan produk unggulan perusahaan. Ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memperluas serta memperkuat jaringan bisnis di wilayah Kalimantan, khususnya di Kukar,” ujar Bupati.








