DPMD Kabupaten Kutai Kartanegara

Desa Muara Muntai Ilir, Membangun Kesejahteraan Nelayan melalui Inovasi Lokal

Bagikan

Kutai Kartanegara,Solidaritas – Desa Muara Muntai Ilir berkomitmen membangun kesejahteraan masyarakat khususnya para nelayan budidaya dan tradisional.

Potensi ikan asin di Muara Muntai Ilir sangat menjanjikan, didukung oleh sumber daya alam yang melimpah dan keterampilan masyarakat dalam mengolah ikan. Dengan pengelolaan yang tepat dan berkelanjutan, industri ikan asin di Muara Muntai Ilir dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi lokal yang kuat dan berkelanjutan.

Dengan memanfaatkan Dana Desa dari Program Sandang Pangan Pemerintah Pusat, desa ini menjadi contoh sinkronisasi kebijakan yang berdampak langsung.

Kepala Desa Muara Muntai Ilir, Arifadin Noor, mengatakan bahwa fokus utama pembangunan desa saat ini adalah peningkatan ekonomi kerakyatan. Hal itu diwujudkan melalui dukungan langsung kepada nelayan berupa bibit ikan, pakan, dan keramba.

Dengan memanfaatkan perairan Sungai Mahakam yang melimpah, desa mulai mempersiapkan unit usaha pembibitan ikan secara mandiri.

“Kami ingin agar pembudidaya lokal bisa mendapatkan benih ikan berkualitas tanpa harus mengandalkan pasokan dari luar. Usaha pembibitan ini diharapkan menjadi langkah awal kemandirian sektor perikanan di Muara Muntai Ilir,” kata Arifadin, Selasa (17/6/2025).

lebih lanjut Arifadin mengatakan saat ini pihaknya tengah merancang pengembangan industri pakan ikan lokal. Rencana ini bertujuan untuk menekan biaya operasional para pembudidaya, sehingga usaha mereka bisa lebih efisien dan berkelanjutan.

“Kalau kita mampu memproduksi pakan sendiri, maka pembudidaya tidak hanya menghemat biaya tetapi memiliki kontrol lebih besar terhadap kualitas pakan yang digunakan,” jelasnya.

Selain itu lanjut Arifadin potensi ikan asin di Muara Muntai, Kalimantan Timur sangat besar, didukung oleh melimpahnya hasil tangkapan ikan air tawar di wilayah tersebut.

Di desa-desa sekitar Muara Muntai, ikan hasil tangkapan nelayan diolah menjadi ikan asin di rumah-rumah produksi. Produksi ikan asin menjadi sumber mata pencaharian utama bagi banyak masyarakat Muara Muntai, terutama ibu rumah tangga.

Berbagai jenis ikan air tawar seperti patin, toman, nila, ikan mas, ikan jelawat, dan baung sering diolah menjadi ikan asin. Produk ini kemudian dipasarkan ke berbagai daerah, baik dalam kondisi segar maupun olahan lainnya seperti salai, otak-otak, kerupuk, dan amplang.

Dengan demikian, produksi ikan asin menjadi salah satu pilar ekonomi masyarakat Muara Muntai, mendukung kesejahteraan dan meningkatkan pendapatan masyarakat lokal.

“Saat ini Desa Muara Muntai Ilir juga menggandeng Desa Ponggok di Pulau Jawa untuk belajar mengembangkan potensi lokal,  Saat ini, desa Muara Muntai  Ilir tengah bersiap menjadi desa mandiri dengan strategi pembangunan yang semakin terarah,”tegas Arifadin.

Cuaca, terutama panas matahari, memainkan peran penting dalam proses pengeringan ikan asin di Muara Muntai. Kondisi cuaca yang cerah memungkinkan proses pengeringan berjalan optimal, sehingga menghasilkan ikan asin yang berkualitas.

Dampak positif dari pengembangan produksi ikan asin ini sangat dirasakan oleh masyarakat setempat. Industri ini tidak hanya membuka lapangan kerja, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian masyarakat. Dengan demikian, produksi ikan asin menjadi salah satu pilar penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Muara Muntai. ADV/DPMDKukar/IL

 

 

 


Bagikan

Related Posts