Kutai Kartanegara,Solidaritas– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) telah mengimplementasikan program Brigade Pangan untuk mempercepat swasembada pangan yang ditargetkan tercapai pada tahun 2027. Program ini fokus pada peningkatan produktivitas melalui teknologi modern dan melibatkan petani muda.
Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar, Muhammad Taufik, saat menghadiri rapat koordinasi (rakor) percepatan swasembada pangan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) di Gedung Auditorium Makodam VI/Mulawarman Balikpapan, Kamis (8/5/2025).
Lebih lanjut Taufik menyatakan bahwa Pemkab Kukar telah menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) seperti hand traktor, mesin tanam padi, dan pompa irigasi kepada tim Brigade Pangan di empat kecamatan: Marangkayu, Samboja, Tenggarong, dan Anggana.
Penyerahan alsintan ini dilakukan bersamaan dengan penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemkab Kukar dengan Kodim 0908/Bontang dan Kodim 0906/KKR tentang sinergi program TNI membangun daerah berkelanjutan.
“Program Optimalisasi Lahan (Oplah) di Kukar, yang didanai APBN melalui Kementerian Pertanian, memiliki total luas 2.392 hektare di empat kecamatan dan mengutamakan pelibatan petani milenial. Implementasi program strategis dan kemitraan ini bertujuan meningkatkan produktivitas, kesejahteraan petani, dan mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan,”kata Taufik.
Program Oplah telah dilaksanakan di 4 kecamatan di Kukar dengan dana bersumber dari APBN melalui Kementerian Pertanian, dengan fokus Pelibatan petani milenial.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) berkomitmen untuk meningkatkan produksi pangan dan mencapai swasembada pangan di Kalimantan Timur. Komitmen ini diwujudkan melalui implementasi Program Optimalisasi Lahan (Oplah) yang bertujuan meningkatkan produktivitas, kesejahteraan petani, dan mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan.
“Dengan program ini, Pemkab Kukar berharap dapat meningkatkan produksi pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan dan meningkatkan kemandirian pangan di Kalimantan Timur,” jelasnya
Pemkab Kukar berkomitmen untuk terus meningkatkan produksi pangan dan mencapai swasembada pangan di Kalimantan Timur. Dengan demikian, diharapkan masyarakat Kukar dapat menikmati kehidupan yang lebih sejahtera dan mandiri dalam hal pangan.
“Program Oplah di Kukar diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam meningkatkan produktivitas pangan dan kesejahteraan petani. Dengan pelibatan petani milenial, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi generasi muda dalam sektor pertanian,” harapnya. ADV/Diskominfo Kukar/IL









