News

Relawan Andi Harun – Syaparuddin Daftar ke KPU Lewat Jalur Independen

Bagikan

Samarinda,  Menjelang batas akhir waaktu pencalonan kepala daerah melalui jalur Independen, Walikota Samarinda Andi Harun mendaftar menjadi bakal calon Walikota Samarinda 2024 ke kantor Komisi Pemilihan umum (KPU) Kota Samarinda, minggu (13/5/2024).

Surat dukungan Walikota Samarinda ini diletakan didalam 10 kontainer box yang berisi 48.984 surat dukungan dari 10 kecamatan yang ada di Kota Samarinda.

Satu persatu kontainer box yang berisi surat dukungan dari masyarakat untuk bakal calon Walikota Samarinda dan Wakil Walikota Samarinda 2024, Andi Harun dan Syaparuddin, melalui jalur independen, diturunkan ke halaman Kantor KPU kota samarinda minggu,  (12/5/2024) jelang batas akhir pendaftaran pukul 24.00 wita.

Sebanyak 48.984 surat dukungan bakal calon walikota dan wakil Walikota Samarinda Andi Harun-Syaparudin melalui jalur independen, surat dukungan tersebut dibawa ke kantor KPU samarinda dengan dikemas kedalam 10 box, yang masing-masing boxnya mewakili dukungan per kecamatan.

Tampak hadir sejumlah mantan pejabat dilingkungan Pemkot Samarinda yang ikut mengantarkan surat dukungan diantaranya mantan camat Samarinda Ulu yakni Hm Fahmi dan mantan Asisten II Pemkot Samarinda Tejo Sutarnoto.

Andi Harun saat ini merupakan walikota Samarinda dan juga ketua DPW Partai Gerindra Kalimantan Timur, Sementara Syaparuddin merupakan ketua tim walikota untuk akselerasi pembangunan kota Samarinda yang memang selama kepemimpinan Andi Harun banyak membantu tugas Walikota Samarinda.

Firman Hidayat ketua KPU kota Samarinda yang menerima tim yang mewakili kedua pasangan calon mengatakan KPU menerima KTP yang sudah terformat dalam b1kwk sebanyak 48.984, dan jumlah tersebut sudah melebihi batas minimal dukungan calon perseorangan di kota samarinda yang mecapai 45.332.

“Hari ini kami akan menghitung secara fisik dukungan dan sebaran dukungan karena berdasarkan aturan itu 50 persen lebih jadi kalau Samarinda itu 10 kecamatan minimal dukungan ada di 6 kecamatan, tadi ada 10 kecamatan jadi sudah memenuhi syarat dan kita juga akan sama sama memastikan apakah jumlah dukungan yang ada mereka serahkan ke KPU sesuai dengan jumlah yang mereka tuliskan didalam rekapitulasi jumlah dukungan yang sudah mereka serahkan ke kpu,”kata Firman.

“Waktunya singkat KPU akan melakukan perhitungan sampai senin pagi dan kemudian tim pencalonan bakal calon walikota dan wakil walikota Samarinda memiliki waktu untuk memasukan semua data kedalam silon KPU paling lambat 3 hari kedepan, dan kemudian KPU akan melakukan verifikasi factual terhadap surat dukungan itu,” jelas Firman Hidayat.

Sementara itu Tejo Sutarnoto perwakilan pasangan bakal calon walikota dan wakil walikota Samarinda , Andi Harun dan Syaparuddin menyatakan bahwa surat dukungan yang dibawa malam ini sudah sesuai dengan persyaratan yang disampaikan KPU.

“ Hari ini yang kita berikan total 48 ribu, sudah kita serahkan secara fisik, manual dan nanti akan ditindak lanjuti dengan perhitungan per box perkecamatan, dan kita juga siapkan tim untuk segera memasukan semua data ke dalam Silon KPU,” kata Tejo.

Disinggung mengenai tidak hadirnya kedua calon Tejo mengatakan bahwa sebagai Walikota Samarinda,Andi Harun memiliki sejumlah kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan, begitu juga dengan Syaparuddin yang memang selama ini selalu mendampingi walikota Samarinda dalam setiap kegiatanya.

“ee beliau menugaskan dan menguasakan kepada teman teman pendukung karena beliau ada kesibukan yang lebih memang tidak bisa ditinggalkan tetapi tidak mengurangi rasa hormat kepada kpu dan bawaslu,” jelas Tejo.

Sementara itu proses perhitungan surat dukungan masyarakat secara manual akan dilaksanakaan hingga senin pagi, sementara itu paslon memiliki waktu 3 hari untuk memasukan surat dukungan masyarakat itu ke silon kpu, sebelum akhirnya kpu akan melakukan verifikasi faktual dilapangan. Red


Bagikan

Related Posts