Samarinda, Arus mudik tahun 2024 di pelabuhan Samarinda diperkirakan akan mengalami peningkatan hingga 15 persen. Hal ini dikarenakan banyaknya warga kota Samarinda yang akan balik ke kampung halamannya setelah dipastikan aman dari wabah covid 19.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Samarinda, Mursidi usai memimpin memimpin apel Kesiapan Angkutan Laut Lebaran 2024 di gelar di Dermaga Pelabuhan umum Samarinda, Senin (25/3e/2024) mengatakan bahwa untuk mengantisipasi membludaknya penumpang di arus mudik tahun ini KSOP telah menyiagakan kapal kapal patroli milik pemerintah termasuk kapal navigasi yang nanti bisa digunakan untuk mengangkut para penumpang yang tidak terangkut.
“Kita prediksi memang pada saat angkutan lebaran ini di tanggal-tanggal 31 Maret dan awal bulan April itu ada peningkatan, kita prediksi ada sekitar 15% dibandingkan tahun sebelumnya Prediksi ini juga sejalan dengan kenaikan secara nasional yang mencapai 3,3%,”kata Mursidi.
“Untuk itu saat ini sudah stand by dari Armada PLP Bitung termasuk nanti mungkin kapal-kapal navigasi kita siapkan juga itu kita punya kapal sendiri yang mudah-mudahan semuanya bisa terangkut dengan baik dan aman,”jelas Mursidi.
Selain itu Mursidi juga mengatakan bahwa KSOP telah melakukan koordinasi dengan Pelindo dan Polsek Kawasan Pelabuhan untuk melakukan pengamanan bagi para penumpang yang tiba dari daerah daerah luar Samarinda.
“Kita juga pastikan untuk para penumpang yang datang dari luar daerah, nanti akan diberikan tempat untuk istirahat di pelabuhan.
“Kita ketahui bahwa di Kaltim memang banyak warga dari Sulawesi, dari itu kita sudah siapkan tempat jika memang nanti penumpang bermalam atau ya nginep di pelabuhan kita kerjasama dengan Pelindo untuk menyiapkan tempat sehingga nanti teman-teman atau masyarakat yang akan mudik itu pelayanan dengan baik,” kata Mursidi.
Saat ini KSOP telah menyiapkan 4 armada untuk melayani arus mudik tahun 2024 dengan tujuan Pelabuhan Nusantara Pare Pare.
4 kapal yang disediakan ini merupakan 4 kapal yang memang memiliki jadwal regional setiap minggunya.
3 kapal yakni milik swasta yakni KM Prince Soya, KM Andhika, dan KM Pantokrator sementara 1 kapal lainnya milik pemerintah yang melayani tol laut yakni KM Sabuk Nusantara 89.
Mengenai aspek keamanan, KSOP Samarinda telah melakukan uji kelayakan terhadap kapal-kapal yang akan berlayar.
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah melakukan uji petik kapal menjadi langkah krusial dalam memastikan keselamatan dan kelancaran angkutan laut lebaran.
“Rata-rata angkutan sudah kita lakukan uji kelayakan yang dilakukan oleh Dirjen Laut Direktorat Kapal bekerja sama dengan KSOP lakukan uji petik kan kapal-kapal yang berlayar nantinya sudah baik ya semoga kegiatan angkutan laut lebaran itu juga aman lancar dan terkendali,”jelas Mursidi.
Bangun Posko
Dalam menghadapi lonjakan penumpang yang melonjak, KSOP Samarinda telah melakukan persiapan matang termasuk pengamanan dan kesiapan keselamatan.
Dari itu Kolaborasi dengan pihak kepolisian, TNI, dan instansi kesehatan di tingkat pelabuhan, SAR, serta Dinas Perhubungan kota maupun provinsi telah terjalin dengan baik.
“Dalam rangka memfasilitasi koordinasi yang efektif antara stakeholder dan instansi keamanan,kami telah membuka posko angkutan lebaran di pelabuhan,”Kata Mursidi.
Posko ini bertujuan untuk menyelaraskan berbagai aspek terkait angkutan laut lebaran tahun 2024.
Untuk menyelaraskan hal itu KSOP telah menggelar apel kesiapan penyelenggaraan angkutan laut lebaran terpadu 2024 apel gabungan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran arus mudik Lebaran. Pia







