News

Pertamina akui Tidak memiliki kewenangan tertipkan Pom Mini

Bagikan

Samarinda, Menanggapi pernyataan Walikota Samarinda bahwa pertamina bertanggung jawab atas maraknya penjualan BBM melalui POM Mini mendapat respon dari Pertamina.

Arya Yusa Dwicandra selaku Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan melalui siaran persnya mengatakan Saat ini Pertamina Parta Niaga masih menunggu hasil investigasi dari kepolisian mengenai penyebab kebakaran.

Menanggapi maraknya pejualan BBM melalui POM Mini di Kota Samarinda Arya mengatakan bahwa Pertamina telah berusaha sesuai kapasitasnya dengan melakukan upaya-upaya preventif agar pengetap atau supplier ilegal ke pom mini ilegal tersebut tidak lagi mendapatkan BBM salah satunya dengan pencatatan nopol kendaraan agar tidak melakukan pembelian berulang.

Selain itu Pertamina juga tidak memiliki otoritas atau kewenangan penindakan di luar SPBU apalagi pom mini ilegal bukan rantai bisnis pertamina.

“Yang bisa kami lakukan adalah pemberian sanksi kepada lembaga penyalur resmi (contoh : SPBU) jika melakukan kesalahan atau kelalaian dalam pelayanan,” tegasnya.

Pada kesempatan itu Arya juga mengucapkan duka cita terhadap keluarga korban dalam kejadian tersebut.

Sebelumnya Walikota Samarinda mengaku prihatin dengan kematian korban kebakaran yang terjadi di Samarinda sabtu (16/3/2024) yang diduga akibat Pom Mini yang kembali menjadi penyebab kebakaran di kota Samarinda.

Walikota Samarinda Andi Harun menyoroti lemahnya pengawasan yang dilakukan oleh pertamina terhadap distribusi BBM ke masyarakat.

Orang nomor satu di kota Samarinda ini berharap bahwa peristiwa tersebut dapat menjadi pelajaran berharga bagi Pertamina untuk lebih memperhatikan tanggung jawabnya terhadap tata niaga BBM dan penyimpanan bahan bakar.

“Kami berharap Pertamina dapat lebih bertanggung jawab dalam mengawasi kegiatan usaha pom mini, serta memastikan bahwa semua prosedur dan peraturan telah dipatuhi dengan baik,” kata Andi Harun walikota samarinda Sabtu (16/3/2024) sore.

Red


Bagikan

Related Posts