Samarinda, Solidaritas – Suasana Hari Raya Idulfitri di Jalan Gunung Pelanduk, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara, mendadak mencekam pada Sabtu (21/3/2026) siang. Warga setempat digegerkan dengan penemuan potongan tubuh manusia yang tercecer di balik semak-semak.
Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh dua orang bocah yang sedang bermain di sekitar lokasi kejadian. Alangkah terkejutnya mereka saat menemukan bagian tubuh manusia hanya berjarak sekitar dua meter dari tepi jalan raya.
Ketua RT setempat, Nawa Syarif, mengonfirmasi bahwa laporan bermula dari anak-anak yang sedang bermain. “Tadi ada anak-anak lagi main nemu tangan sama bagian badan, terus lapor ke warga. Kami cek ternyata benar ada jari, lengan, sama paha,” ungkap Nawa.
Ia menambahkan bahwa lokasi penemuan memang dikenal sepi karena merupakan akses jalan buntu yang hanya digunakan oleh warga lokal Gunung Pelanduk untuk keluar masuk.
Mendapat laporan tersebut, Tim Inavis Polresta Samarinda segera tiba di lokasi untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas melakukan penyisiran dengan radius ratusan meter guna mencari bukti-bukti tambahan.
Hasil penyisiran menunjukkan fakta mengerikan; jasad korban ditemukan dalam kondisi tidak utuh dan terpisah di lima titik yang berdekatan.
Panit Pamapta 1 Polresta Samarinda, Ipda Mat Bahri, menyatakan bahwa saat ini seluruh bagian tubuh korban telah dievakuasi.
“Untuk identitas korban belum diketahui karena masih proses identifikasi. Tapi untuk organ tubuh sementara sudah kita temukan semua di sekitar TKP,” jelasnya.
Guna kepentingan autopsi dan mengungkap identitas korban, seluruh potongan tubuh tersebut telah dibawa ke ruang jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda.
Hingga berita ini diturunkan, motif di balik kejadian ini masih menjadi tanda tanya besar. Kasus penemuan potongan tubuh ini kini ditangani dan dalam penyelidikan intensif Satreskrim Polresta Samarinda. Red









