Kota Samarinda

Revitalisasi Citra Niaga Pemkot Akan Rombak Penataan Kawasan

Bagikan

Samarinda, Demi menggembalikan kejayaan Kawasan Citra Niaga menjadi surganya pedagang kaki lima seperti yang terjadi diera 1980 an, Pemkot Samarinda terus berupaya melakukan penataan kembali kawasan ini. Berbagai upaya revitalisasi kawasan ini sudah dimulai sejak tahun 2023, meski sedikit melambat dipenghujung tahun 2023 namun Pemkot Samarinda berencana akan menuntaskan kembali pembangunanya ditahun 2024.

Tidak main main Pemerintah kota Samarinda bakal menjadikan kawasan yang memiliki sejarah panjang perkembangan kota Samarinda ini menjadi kawasan yang menyerupai kawasan Malioboro di Yogyakarta, bisa dilihat saat ini meski belum 100 persen selesai pembangunanya namun pedestrian alias pejalan kaki dikawasan ini sudah ramai dipenuhi oleh warga yang akan berolahraga pada pagi dan sore hari. Saat ini Citra Niaga baru hadir dengan alas keramik hal ini memperlihatkan kenyamanan bagi wargta kota yang akan berjalan dikawasan itu.

Taman taman dibangun dikawasan itu untuk menambah kesan alami dan memperlihatkan keindahan kawasan itu menjadi kawasan hijau dan tidak terlihat gersang, pemkot juga sudah menyiapkan tempat parkir dikawasan itu, harapanya parkir bisa tertata rapi dan tidak mengganggu aktifitas masyarakat yang datang kekawasan itu.

Wali Kota Samarinda Andi Harun kepada media kamis (15/2/2024) mengatakan bahwa revisi desain diniaga akan melibatkan sejumlah pihak dan akan menempatkan sejumlah proyek yang memang sangat dibutuhkan untuk memperkenalkan kembali kawasan citra niaga. Saat ini di pintu masuk diniaga selatan, telah dibangun menara burung enggang yang diharapkan menjadi icon kawasan ini temerintah juga akan menempatkan Bank Samarinda di depan Pasar Segiri yang diharapkan mampu berperan dalam hal peningkatan perekonomian para pedagang dikasan itu.

“Perubahan ini juga mencakup penataan kawasan secara menyeluruh, termasuk pemasangan listrik bawah tanah dengan anggaran sebesar 8 miliar rupiah telah diajukan kepada PLN, dan saat ini masih dalam tahap negosiasi,” kata Andi Harun.

Ia menjelaskan Hal ini dilakukan untuk mengatasi masalah kabel di atas tanah yang mengganggu keindahan Citra Niaga.

“Dengan metode pengamanan yang diusulkan mencakup pemasangan pipa di bawah box beton, meski masih dalam pembahasan teknis,” jelasnya.

Dalam upaya menjaga keamanan dan aset, kawasan ini akan dipenuhi dengan sistem CCTV. Pemerintah fokus pada revitalisasi daripada pembongkaran, dengan tetap mempertahankan arsitektur yang pernah meraih penghargaan aga Khan award tahun 1898.

“Revitalisasi ini bisa untuk menciptakan tempat perpaduan pelaku usaha, meeting point, serta sarana hiburan bagi warga kota. Proyek revitalisasi Citra Niaga Samarinda diharapkan menjadi tonggak baru dalam perkembangan ekonomi dan kehidupan sosial di kota ini,”kata Andi Harun.

Kawasan ini dipastikan akan terus berkembang karena saat ini ada dua hotel Bintang 4 yang berada disekitar kawasan citra niaga. Harapanaya keberadaan hotel ini akan mejadi perangsang berkunjungnya para tamu hotel ke kawasan citra niaga untuk mencari oleh oleh.

“Kalau semuanya sudah tertata dengan baik, kedatangan para pengunjung tidak perlu diragukan,”jelasnya.


Bagikan

Related Posts